Simulasi Klenang Nunggal
Eksplorasi dentang lempengan perunggu otentik Klenang Sasak Lombok. Pilih satu dari 10 laras nada untuk dipasang pada klenang, lalu tabuh menggunakan pemukul tradisi.
Nada 1
(Ding Rendah - Laras Induk)
Pilih Nada yang Ingin Dipasang & Dimainkan
Klik salah satu kartu nada di bawah untuk memasang lempengan ke klenang atau gunakan tombol keyboard 1 s/d 0.
Nada 1
Ding (Rendah)
Laras Induk
Nada 2
Dong (Rendah)
Laras Induk
Nada 3
Deng (Madya)
Laras Penengah
Nada 4
Deung (Madya)
Laras Penengah
Nada 5
Dang (Tengah)
Laras Pusat
Nada 6
Dang Alit
Laras Kotekan
Nada 7
Ding Alit
Laras Tinggi
Nada 8
Dong Alit
Laras Tinggi
Nada 9
Deng Alit
Laras Tinggi
Nada 10
Cung (Puncak)
Laras Puncak
Makna Waditra "Nunggal"
Disebut Klenang Nunggal karena setiap waditra hanya memiliki satu bilah lempengan perunggu. Dalam sebuah seka (kelompok), para penabuh memegang laras nada yang berbeda-beda.
Teknik Tabuhan Kotekan
Melodi gending Sasak tercipta dari jalinan ritme antar-lempengan yang saling mengisi secara bersahut-sahutan dengan tempo dinamis, kompak, dan penuh kegembiraan.
Pemukul Khas Berrajut
Pemukul klenang dibalut anyaman tali rajut merah-hitam padat untuk menghasilkan dentangan yang bulat, tidak pecah, dan menggaung merdu pada lempengan perunggu tebal.